Agar perawatan tidak sia-sia. Dengan memahami struktur rambut, Bestie Kelaya jadi tahu kenapa rambut bisa rusak, kenapa bisa kering, dan bagian mana yang sebenarnya butuh nutrisi paling banyak?
Hal ini akan juga akan membantu memilih produk yang tepat sasaran. Bestie, tidak akan lagi mudah termakan iklan, karena kamu tahu persis apa yang dibutuhkan oleh setiap bagian rambutmu, mulai dari akarnya di dalam kulit hingga ujungnya yang paling rentan.
Bagian Utama Rambut
Tahu tidak bestie, struktur rambut adalah susunan biologis dari tiap helaian yang membentuk mahkota di kepala. Nah, mahkota atau rambut manusia pada dasarnya terdiri dari tiga bagian utama, yaitu hair shaft, hair bulb, dan hair follicle.
Hair shaft atau batang rambut adalah bagian rambut yang tampak dari kulit kepala hingga ke ujung. Hair bulb terletak di dasar folikel serta berfungsi sebagai pusat pembentukan sel rambut baru.
Sementara itu, hair follicle merupakan struktur berbentuk tabung yang menopang batang rambut. Pada folikel juga terdapat kelenjar sebaceous yang menghasilkan sebum, minyak alami yang melindungi serta melembapkan rambut.
Membedah Tiga Lapisan Rambut pada Batangnya
Bila rambutmu dibelah, kamu akan menemukan tiga lapisan utama pada tiap helainya. Adapun tiga lapisan utama tersebut antara lain medula, korteks, berikut kutikula.
Medula (Inti Terdalam)
Lapisan ini terdiri dari sel-sel yang longgar dan seringkali tidak ditemukan pada rambut yang sangat halus. Fungsinya belum sepenuhnya dipahami, tapi ini adalah inti dari struktur rambut. Letak lapisan ini terdapat pada tengah atau inti dari batang rambut.
Korteks
Merupakan bagian terpenting dan paling tebal, ibarat kayu pada pensil. Korteks adalah tempat semua keajaiban terjadi. Di sinilah pigmen melanin (yang memberi warna pada rambutmu) berada. Kekuatan, elastisitas, dan tekstur rambut juga ditentukan oleh lapisan ini.
Proses kimia seperti pewarnaan atau pengeritingan bekerja dengan cara mengubah struktur di dalam korteks.
Kutikula (Lapisan Pelindung Terluar)
Kutikula terdiri dari sel-sel yang tumpang tindih seperti sisik ikan atau genteng rumah. Saat kutikula sehat dan rapat, rambut akan terlihat berkilau karena memantulkan cahaya. Sebaliknya, jika kutikula rusak dan terbuka (akibat panas atau bahan kimia), rambut akan terlihat kusam, kering, bahkan mudah kusut.
Nah, tanpa pemahaman tentang lapisan ini, perawatan rambut sehari-hari seringkali kurang optimal, memahami struktur rambut sekali lagi akan membantu mempermudah kamu dalam melakukan perawatan sehari-hari.
Melanosit dan Kertanosit
Selain struktur lapisan, rambut juga dipengaruhi oleh sel melanosit dengan keratinosit. Melanosit menghasilkan melanin, pigmen yang menentukan warna rambut, lalu memasukkannya ke dalam keratinosit (sel penyusun batang rambut). Pigmen ini bertahan sepanjang siklus hidup rambut, dari fase pertumbuhan hingga rambut akhirnya mengalami kerontokan.
Peran Folikel Bagi Rambut
Selain lapisan batang, folikel rambut juga memiliki peran berpengaruh lho, bestie. Folikel berada di bawah kulit kepala, tempat rambut tumbuh. Folikel inilah yang menerima nutrisi dari darah dan mempengaruhi seberapa cepat rambut tumbuh. Jika folikel sehat, maka tiap helai rambut juga lebih kuat serta tidak mudah rontok.
Aktivitas yang Mempengaruhi Kesehatan Rambut
Struktur sebuah rambut dapat mengalami perubahan dikarenakan berbagai faktor atau penyebab. Walau terlihat sepele hal-hal tersebut justru berakibat fatal bila dilakukan terus menerus. Adapun aktivitas-aktivitas tersebut adalah:
-
Kebiasaan styling berlebihan seperti penggunaan catokan atau hair dryer.
-
Asupan nutrisi rendah terutama protein, zat besi, vitamin.
-
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar