Traction alopecia adalah rambut rontok yang disebabkan tarikan berulang dari gaya rambut yang terlalu ketat, seperti ikat rambut kencang, kepang, atau hijab pin yang menjepit terlalu kuat. Berbeda dari kerontokan hormonal, kondisi ini biasanya muncul di garis rambut atau area tertentu yang paling sering tertarik, dan bisa dicegah dengan mengubah kebiasaan penataan rambut sehari-hari.
Apa Itu Traction Alopecia?
Pernah menyadari garis rambut di dekat pelipis terasa makin tipis, padahal tidak ada riwayat kerontokan hormonal dalam keluarga? Atau kulit kepala terasa sakit setiap kali rambut diikat kencang, tapi dianggap wajar karena “memang begitu rasanya rambut diikat”? Ini mungkin bukan hal sepele — bisa jadi tanda awal traction alopecia.
Traction alopecia adalah jenis kerontokan rambut yang disebabkan oleh tarikan mekanis berulang pada folikel rambut, bukan oleh faktor hormonal atau genetik seperti kebanyakan jenis kerontokan lain. Kondisi ini sangat umum terjadi pada orang yang rutin menata rambut dengan gaya yang menarik rambut secara kencang — termasuk ikat rambut ketat, kepang erat, sanggul yang ditarik kencang, atau hijab pin yang menjepit terlalu kuat pada area tertentu.
Kabar baiknya, karena penyebabnya adalah faktor mekanis eksternal (bukan internal seperti hormon), traction alopecia pada tahap awal umumnya bisa pulih sepenuhnya begitu kebiasaan penyebabnya dihentikan.
Ilmu di Baliknya: Kenapa Tarikan Bisa Merontokkan Rambut
Folikel rambut yang mengalami tarikan berulang dan berkepanjangan mengalami peradangan mikro di sekitar akarnya. Jika tarikan ini terus berulang tanpa jeda, peradangan kronis bisa merusak folikel secara bertahap.
Tanda-Tanda Awal yang Sering Diabaikan
6 Kebiasaan Penataan Rambut yang Berisiko
6 Cara Mencegah dan Mengatasi Traction Alopecia
Longgarkan ikatan rambut & hijab pin
Pastikan ikat rambut atau jepitan hijab tidak menarik kulit kepala hingga terasa kencang atau nyeri.
Ganti-ganti titik ikatan rambut
Ubah posisi ponytail atau titik jepitan secara berkala agar tarikan tidak terus-menerus di area folikel yang sama.
Beri waktu rambut lepas terikat
Biarkan rambut tergerai tanpa ikatan saat di rumah untuk memberi folikel waktu pulih dari tarikan sepanjang hari.
Gunakan aksesoris rambut yang lembut
Pilih ikat rambut berbahan kain lembut dibanding karet elastis kasar yang menambah gesekan dan tarikan.
Rawat kulit kepala dengan serum penguat akar
Gunakan serum atau tonik yang mendukung kesehatan folikel untuk membantu pemulihan area yang sudah mengalami peradangan ringan.
Perhatikan sinyal nyeri sebagai peringatan
Jangan anggap rasa sakit saat rambut diikat sebagai hal normal — itu adalah sinyal tubuh bahwa tarikannya sudah terlalu kencang.
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Perawatan Pendukung untuk Folikel yang Tertarik
Selain mengubah kebiasaan penataan rambut, merawat kulit kepala dengan produk yang mendukung kesehatan folikel bisa membantu mempercepat pemulihan area yang sempat mengalami tarikan berlebihan.
Mitos vs Fakta Seputar Traction Alopecia
Rasa sakit saat rambut diikat kencang adalah hal normal dan tidak perlu dikhawatirkan.
Rasa sakit adalah sinyal peringatan dini bahwa folikel sedang mengalami tarikan berlebihan — sebaiknya tidak diabaikan.
Traction alopecia hanya terjadi pada orang yang memakai kepang atau ekstensi rambut.
Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja yang rutin menata rambut dengan tarikan kencang, termasuk ponytail harian atau hijab pin yang terlalu ketat.
Sekali rambut rontok karena tarikan, tidak akan pernah tumbuh kembali.
Pada tahap awal, folikel yang belum rusak permanen umumnya bisa pulih sepenuhnya begitu kebiasaan penyebabnya dihentikan.
Kenapa Relevan buat Pengguna Hijab di Indonesia?
Konteks lokal: jutaan perempuan berhijab di Indonesia menggunakan pin atau jarum pentul untuk menahan hijab sepanjang hari, dan seringkali titik jepitan yang sama digunakan berulang tanpa disadari menariknya terlalu kuat di area pelipis atau garis rambut depan.
Ditambah kebiasaan mengikat rambut kencang sebelum berhijab agar rapi seharian, kombinasi ini membuat traction alopecia menjadi keluhan yang cukup umum namun sering tidak dikenali namanya oleh masyarakat Indonesia.
Do & Don't dalam Menata Rambut Sehari-hari
- Ikat rambut dengan tegangan yang nyaman, tidak menarik kulit kepala
- Ganti titik ikatan atau jepitan secara berkala
- Gunakan aksesoris rambut berbahan lembut
- Lepas ikatan rambut saat di rumah
- Rawat kulit kepala dengan serum penguat folikel
- Perhatikan rasa sakit sebagai sinyal untuk mengendurkan ikatan
- Mengabaikan rasa sakit saat rambut diikat
- Memakai gaya rambut sama setiap hari tanpa variasi
- Tidur dengan rambut masih terikat kencang
- Menjepit hijab di titik yang sama berulang kali
- Menunda perubahan kebiasaan meski sudah muncul tanda kerontokan
- Menganggap kerontokan di garis rambut sebagai hal yang tidak bisa diatasi
FAQ — Pertanyaan yang Sering Diajukan
Jawaban ringkas & to-the-point — dioptimalkan untuk Voice Search dan AI Overview Google.
Traction alopecia sering tidak dikenali karena tarikan rambut dianggap hal biasa dalam rutinitas sehari-hari. Dengan mengenali tanda awalnya, mengubah kebiasaan penataan rambut, dan merawat folikel yang sempat tertarik, rambut di area garis rambut bisa pulih dan tumbuh kembali seperti semula.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar